Bersikap rendah hati tetapi hati merasa sudah rendah hati, maka sesungguhnya kita sedang sombong, karena orang tawadhu tak pernah merasa istimewa dengan ketawadhuannya

 

Allah maha tau isi hati kita, kunci ingin dekat dengan Allah adalah kejujuran & kemurnian di lubuk hati terdalam, tak boleh ada kepalsuan dan kebohongan sekecil apapun

 

Sesungguhnya di dunia ini ada surga, barangsiapa yang tidak bisa memasukinya, maka ia tak bisa memasuki surganya akhirat, “SURGA dunia adalah ketenangan hati ketika seorang hamba tuduk dan patuh kepada Robb penciptanya”

 

Bila hati bersandar kepada selain Allah, pasti Allah tau, karena Allah tau persis isi hati. Hadiahnya akan diberi gelisah hati, tapi bila bulat tawakkal kepada Allah akan tenang

 

Semakin berharap kepada selain Allah maka hati akan semakin gelisah, semakin tak berharap apapun dari selain Allah, hati akan semakin tenang dan nyaman.

 

Semakin lepas dari berharap dan bergantung kepada manusia, hati akan semakin nyaman dan tenang, semakin utuh berharap kepada Allah, semakin tercukupi segala kebutuhan

 

Hati tak akan bisa disentuh dengan rekayasa, sikap, tuturkata atau harta benda. Hati hanya bisa disentuh dengan tutur dan sikap yang benar-benar bersih tulus tanpa pamrih

 

Dialah Allah yang menurunkan sakinah di hati orang yang beriman, sebagai hadiah bagi orang yang yakin dan patuh kepadaNYA, berarti yang tak yakin dan tak patuh, tak akan pernah sakinah

 

Tukang parkir banyak mobil tak jadi sombong, ganti-ganti mobil tidak takabur, diambil sampai habistak sakit hati, karena yakin semua hanya titipan, begitupun dunia ini hanya titipan

 

Sesungguhnya kita diciptakan sudah lengkap dengan rizkinya, jadi jangan risau, tugas kita bukan mencaririzki namun menjemput rizki, dengan niat dan cara yang benar dan professional

 

Jangan berat hati jika rizki kita sudah waktunya berpindah kepada hamba Allah yang lainnya, sepanjang dijalan yang halal harus rela, Insya Allah besok lusa aka nada rizki jatah kita lagi

 

Tugas kita adalah meluruskan niat agar benar-benar murni lillahitaala, sempurnakan ibadah, sempurnakan ikhtiar dan sempurnakan tawakal, insya Allah akan mendapatkan ketentuan terbaik

 

Kemuliaan sesungguhnya adalah bila Allah Ridha kepada kita, walau seluruh manusia membenci tak akan pernah rugi, tapi bila Allah murka pasti celaka walau manusia memuji

 

Sesungguhnya tidak bahaya penghinaan orang lain, yang pasti berbahaya untuk kita adalah sikap hina diri sendiri dan kebiasaan menghina orang lain

 

Siapapun yang lebih sibuk dengan penilaian manusia dan mengabaikan penilaian Allah, niscaya akan semakin resah semakin terhijab, padahal manusia tak member manfaat tanpa ijinNYA

 

Siapapun yang mencari kemuliaan bukan dari Allah, maka dia tak akan pernah mulia bahkan menjadi hina diperbudak oleh sesuatu yang dianggapnya sumber kemuliaan palsu

 

Ingatlah bahwa kemuliaan seluruhnya hanya milik Allah. “Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki.” (QS.Ali Imran:26)

 

Jangan ragukan sama sekali janji Allah tentang terkabulnya doa, justru yang harus kita khawatirkan adalah kita yang merusak doa kita dengan pikiran, hati, dan perbuatan yang haram

 

Sesungguhnya telah amat banyak yang Allah berikan kepada kita walaupun kkita tak meminta, lalu bagaimana mungkin Allah yang menyuruh kita berdoa tak member bila kita meminta?

 

Berdoalah kepada Allah Tuhanmu dengan merendahkan hati dan sura yang lembut, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas (QS. 7:55)

 

Tiada gunanya memelas dan menghiba berharap belaskasihan makhluk, selain menjatuhkan kehormatan diri juga menjauhkan pertolongan Allah, ketahuilah tak ada pertolongan tanpa ijinNYA

 

Mau lari kemanapun, menjerit sekeras apapun, menghiba meminta belas kasihan dan pertolongan siapapun. Tetap saja pertolongan hanya datang dari Allah semata bukan dari selainNYA

 

Bila Allah menghendaki sesuatu pasti akan terjadi tanpa bisa ditolak siapapun, kekuasaan Allah mutlak. Maka bersandarlah kepada Allah seutuhnya sambil menyempurnakan ikhtiar

 

Bergabung jin dan manusia seluruhnya akan mendatangkan sebutir nasi saja, pasti tak sanggup bila Allah tak mengijinkan. Semua karunia dan manfaat hanya akan terjadi dengan ijin Allah

 

Sebetulnya kita masih dihargai orang lain, karena Allah masih menutupu aib dan dosa-dosa, mari tafakuri dengan jujur apa yang terjadi bila Allah membeberkan siapa diri kita yang sebenarnya

 

Setiap makhluk adalah milik Allah, karena DIA yang menciptakan dan mengurusnya setiap saat, tak ada satupun yang luput dari kekuasaanNYA, tak ada yang bisa terjadi tanpa ijinNYA